Sabtu, 14 April 2012

B. Alat Pernapasan Hewan

   Seperti halnya manusia, binatang juga bernafas. Cara bernafas hewan yang hidup di darat berbeda dengan hewan yang hidup di air. Oleh karena itu, alat pernapasan pada hewan sesuai dengan habitatnya.
    Ikan bernafas menggunakan insang, sedangkan katak bernapas menggunakan paru-paru dan kulitnya. Adapun burung bernafas dengan paru-paru. Berikut akan dipelajari sistem pernafasan pada ikan, cacing tanah, katak dan burung.


1. Alat pernafasan Ikan
    Ikan bernafas menggunakan insang. Insang terletak pada bagian belakang kepala ikan. Insang terdiri atas lembar-lembar insang dan lengkung. Lembaran insang berwarna merah karena mengandung pembuluh darah. Pada lembaran insang terjadi pertukaran udara. Lengkung insang berwarna putih dan berfungsi sebagai tempat melekatnya lembaran insang.
    Proses pernafasan pada ikan adalah ikan bernafas dengan cara membuka dan menutup insang. Air yang masuk melalui mulut akan dikeluarkan melalui insang. Pada saat air melewati lembaran insang, terjadi pertukaran gas. Air, yang banyak mengandung oksigen, akan masuk melewati insang. Pada saat yang sama, karbondioksida akan keluar melalui pembuluh darah lembaran insang. Pembuluh darah pun akan mengikat oksigen yang berasal dari air.


2 Alat pernafasan Cacing Tanah
   Tubuh cacing tanah tertutup oleh selaput bening dan tipis yang disebut kutikula. Kutikula ini selalu lembap dan basah. Melalui selaput inilah cacing bernapas. Kutikula menyebabkan udara di dalam tanah dapat masuk ke pembuluh darah cacing. Setelah masuk ke pembuluh darah,  udar tersebut diedarkan ke seluruh tubuh.



3. Alat Pernapasan Katak

Alat pernapasan katak adalah paru-paru dan kulit. Namun, ketika masih berbentuk kecebong, katak hidup di dalam air dan bernapas menggunakan insang. Insang tersebut terletak di luar tubuhnya seperti Gambar 1.6. Setelah menjadi katak dewasa, alat pernapasannya menggunakan paru-paru dan permukaan kulit.

4. Alat Pernapasan Burung

Bagaimana burung bernapas? Burung memiliki alat pernapasan berupa paru-paru. Perhatikan Gambar 1.7. Selain itu, burung memiliki kantong-kantong udara berdinding tipis. Kantong-kantong udara tersebut terhubung dengan paru-parunya. Ketika kantong-kantong udara digembungkan, tubuh burung sangat ringan. Kantong udara itu juga digunakan oleh burung untuk mengambil oksigen sebanyak mungkin.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar